Google Adsense

 Senja di Pelabuhan Kecil 


Ini kali tidak ada yang mencari cinta

di antara gudang, rumah tua, pada cerita tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut, menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut. Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang menyinggung muram, desir hari lari berenang menemu bujuk pangkal makanan. Tidak bergerak dan kini tanah, air tidur, hilang ombak. Tiada Lagi. Aku Sendiri. Berjalan

menyisir semenanjung, masih pengap harap sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdeka.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama