Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



SUMBANG SANG BIMBANG


Kini tiba di ambang malah makin mengambang

Ditelanjangi oleh ribuan kata bimbang

Pikir melamban, terlalu penuh yang mesti teremban

Mau pilih jalan, takut dicap paling sialan


Bukan perkara simalakama

Justru masih misteri--maka dari itu dilema

Mau maju takut rancu

Berhenti jua diam, bisa-bisa dirajam kelam


Tanya yang menerobos telinga,

sekadar tanya; bagaimana serasa mencekam

Nada-nada sumbang yang berkecamuk di pikir

Buat pengang, semrawut-kalut


Oh, semesta! Daku kudu berlaku apa?

Setidaknya sumbangkanlah sebuah peta

Sungguh pada ihwal ini ku tak mampu impromtu

Dermakanlah setitik tekad padaku

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama