Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



SUAR PESANTREN


Tatkala kaki berpijak,resah di rasa si hati

Semerawut pikiran pun tak bisa di hindari

Keraguan menyeruak hingga ke ulu hati

Dilema pun terjadi tanpa aku kehendaki


Bukan aku tak mau tinggal disini

Hanya tak yakin pada diri sendiri

Tinggal di pesantren nan jauh dari gemerlap dunia

Jauh dari keluarga tanpa kabar berita


Tak gagah dan megah seperti burj Khalifa

Tapi menenangkan jiwa raga

Tak sekokoh kontruksi baja

Namun masih berdiri tegak di tengah  jagat raya

Tak secanggih teknologi digital

Tapi mampu menjawab arus tantangan zaman


Dirimu nampak kejam meski begitu mulia

Tampak gersang namun menyejukkan

Terasa keras padahal penuh kelembutan

Dirimu tampak mengecewakan meski nyatanya begitu menjanjikan


Lambat laun resah menjadi betah,ragu menjadi candu

Sanubariku tenang dan damai di bawah naunganmu

Apalah daya takdir terlah tersurat

Hanya bisa menerima tanpa bisa menolak

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama