Google Adsense

SANG NYAMUR


Air, datang

Tanpa arah

Rasa malam tiba

Tidurkan, 

Mentari tuk esok hari

Payoda menyerang

Bersenjatakan lautan api

Sang Hujan berperang

Menggarap tanah abadi

Mentari datang

Sang nyamur lenyap

Mentari senyap

Sang nyamur datang

Nyamur

Tetesan mentari, 

Tetesan yang senyap

Bercengkrama dengan jabat tangan ku

Berkhayal dengan penuh rasa ku

Tak pandang akan Satu

Tak jua akan bulu

Meluncur, bagai salju

Bertempat di tanah ku

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama