Google Adsense

Pengorbanan Si Sulung


Dari keluarga kecilnya, ia yang pertama

Dewasanya sejuta harapan dari orang tua

Punggungnya memikul beban rumah tangga

Berkorban merelakan segalanya demi bahtera keluarga


Ia rela tanggalkan toga 

demi kesejahteraan keluarga, 

Sebuah gelar intelektual dibelakang nama

Tak berarti dalam sekejap mata


Namun memang hidup punya romantika

Gelar nama bukan jaminan bahagia

Tak ada yang lebih penting dalam dunia

Kecuali bakti anak untuk keluarga


Si sulung pun mengalah dengan hampa

Ia sadar, bukan keluarga bertahta, apalagi berharta. 

Apa boleh buat, dihempaskanlah harapan cita citanya

Demi si bungsu berbahagia

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama