Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Menanti Diri Mu Senja Senja


Senja kembali menyapa

Aku masih duduk di tempat yang sama

Bersama angin yang tak pernah bosan menerpa

Menanti sesosok raga yang sekarang entah di mana


Tak ada penantian yang menyenangkan

Sesuatu yang membosankan tanpa adanya kepastian

Namun, diriku masih saja menjadi penikmat rindu

Pada penantian kelabu yang hanya berujung semu


Bukan aku tak mampu mencari yang baru sebagai penggantimu

Hanya saja hati ini masih terisi namamu

Sulit bagiku untuk menghapusnya

Karena aku terlalu pandai menyimpan rasa

Tertahan pada satu nama dan berharap semua masih sama


Walau terkadang menyesakkan dada dan tak lupa menyisakan luka

Aku masih berharap penantianku berbalas temu

Hingga dua hati kembali bersatu dan tak ada lagi kata sembilu


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama