Google Adsense

Lili Baroroh Al Mustofiah Qomarii


Dari dingin yang tersenyum kepada jarak yang tersembunyi

Telah Tertulis segalanya sebelum kita memahami

Maka, janganlah tergoda kepada selain NYA

Seperti yang kudapati halus dagumu yang tirus penuh air mata

Ku lihat sepasang matamu yang kosong disana

Cobalah menangis, aku ingin melnyaksikan air itu bercucuran

Agar kudapati rasa mutaramu untuk kesekian kalinya

Aku tau bukan hanya daun yang berguguran

Aku pun senantiasa jenuh dengan kesalahan

Bosan dengan senyum yang hanya problematika kehidupan

Kuresapi dan kiterima, menjadikan dayaku lemah seketika

Kembali kurasakan rasamu

Terlalu sempit berbagi dengan kesetiaan

Lemahnya hati tidak sekelam pekatnya hitam

Sudahlah aku tak ingin berlama lama dalam penghayatan

Kita hanya perlu berjalan menjadi terang di tengah kedipan malam

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama