Google Adsense

 "Kau genggam bambu runcing di tangan kirimu Keringatmu mencucur deras di tubuhmu


Di tengah teriknya sang mentari kau berperang demi negerimu

Luka di tubuh kau anggap hanya biasa


Di balik peperangan semangatmu selalu ada During doa yang selalu menyertai perjuanganmu untuk meraih asa





Gemuruh bom penjajah memekakkan telinga

Walau merintih kesakitan tetaplah kau berperang Meski dinding penjajah terus menghalangmu


Tak kau rasa perasaan takut dan gentar dalam jiwa


Walaupun pertarungan ini amatlah berbahaya Tetap saja kau berperang demi meraih kata merdeka





Demi Indonesia, kas taruhkan nyawamu


Demi merdeka, kau berperang melawan penjajah


Terima kasih atas segala jasamu, Pahlawanku"


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama