Google Adsense

Angin Sendu


Hembusan angin menerpa pagiku

Pelan,damai,menenangkan

Perlahan menjadi kelabu

melaju kencang

Tak peduli banyaknya pakaian yang baru kujemur

Nelayan bergegas pulang dari lautan

Anak-anak berlarian menghidupkan pagi

Satu detik

Sekali hembus bersihkan bumi

Pohon-pohon tumbang

Bangunan berguguran

Anak cucu adam tergeletak bagaikan sampah

Di sana sini

Mungkin tuhan mulai marah

Melihat kita sibuk menatap dunia

Sibuk mempersiapkan diri,menjadi apa kelak

Berfoya-foya,memamerkan harta

Tak peduli siapa sebenarnya yang maha kaya

Sibuk dengan percintaannya,menanti angin rindu

Hingga lupa..

Angin berkabut membawa sendu

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama