Google Adsense

 "AKU


Berdiri tegak ditengah keramaian

Dengan menatap seluruh sudut ruangan

Dia menahan duka

Dicekik panasnya udara 

Ditampar kerasnya suara 


Hal indah sirna

Dia membenci dirinya 

Senyumnya, tertawanya

Dari segala harsa dari semesta


Serangan dari tiap cahaya menyentuh juga

Dia tertawa selagi menahan mala

Dalam kepalsuan menutupi ketakutannya


Senyuman hampa yang dia berikan masih dapat aku rasakan 

Mengapa demikian?

Karena dia adalah aku."


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama