Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



YANG KU IMPIKAN


Malam ini, udara yang membisu

membawa hawa dingin...

Menjelma diantara indurasmi

yang redup...

Anika ingin menyampaikan kabar darimu...

Sedari awal aku dekap impian yang ku harapkan meskipun engkau tak berharap hadirnya diriku...

Sedari awal aku berharap, meskipun cerita yang pada akhirnya kita tak bisa memiliki ikatan...

Bagaikan matahari dan bulan yang mustahil bertemu, tapi Tuhan mempertemukannya dengan cara yang indah, yang tak pernah kita pikirkan bagaimana mereka bertemu...

Semakin ku kejar entah mengapa dirimu semakin jauh semakin ku berharap, harapan itu semakin Hirap..

Aku tak bisa memiliki mu dan dengan egois diriku memaksa hati ku untuk tetap bertahan dan harus berjuang agar mendapatkan mu...

Terdengar egois..

Terdengar mustahil...

Terdengar seperti orang gila...

Mungkin diriku memang gila, yang mengharapkan cinta waras darimu...

Kita sempat memulai cerita yang awalnya tak terduga lalu mengakhiri cerita yang pada akhirnya diriku berjuang sendiri, atau mungkin kita hanya berhenti tanpa mengakhiri cerita yang kita buat sendiri...

Bisakah?...

Bisakah kita tak berhenti dan mencari akhir dari cerita ini??...

Kita harus jeremba untuk membuat akhir bahagia meskipun kita tak bisa bersama dalam waktu panjang...

Untuk saat ini hal yang tak bisa ku ucapkan dengan lantang meskipun ingin ku sampaikan kepadamu...


""Pada akhirnya kita tak bisa bersama, meskipun diriku mengharapkan perhatian mu, kegelisahan mu, kabar mu dan semua hal yang ada pada dirimu""...


Akankah ini menjadi angan yang selalu bertahan,

Angan yang indah terbang terbawa angin lalu tak sampai kepada dirimu...

Atau mungkin anika memihak lalu mengabarkan kepada mu tanpa isyarat dariku..

Dan akankah dirimu membacanya dengan senyuman ikhlas yang indah dan berkata dalam hati..


""Aku mengharapkan cinta darimu juga, tapi diriku sendiri bingung... Mungkinkah kita bertemu dititik  terindah dari kita masing-masing""...


Diriku tak berharap kalimat itu yang akan terucap dari bibirmu...

Aku pun lebih tak mengharapkan dirimu tak mengeluarkan sepatah kata apapun...

Mungkin cerita yang ku buat untuk menceritakan cerita yang mungkin tak pernah jadi cerita yang bisa di ceritakan menjadi sebuah cerita yang bisa kita kenang bersama...

Atau mungkin Tuhan mempertemukan kita dan menjadikan cerita yang lebih indah dari cerita yang akan kita ceritakan nantinya..

Saya percaya apapun takdir tuhan kita harus menerimanya dengan ikhlas...

Untuk saat ini aku mengharapkan mu dan menjadikan mu dari beberapa impian yang ingin ku wujudkan...

Dirimu...

Yang tersenyum manis

Dirimu...

Yang apapun hal tentang mu saya bahagia mendengar ataupun melihat darimu...

Dirimu...

Yang ku impikan

Dirimu...

Yang entah mengharapkan ku atau tidak...


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama