Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Tenang, Ada Allah 


Tak terasa waktu ke waktu bergulir, menyisakan sesak dan perih di dada, sehingga berat untuk bernafas dan airmata tak jua mereda.. 


Sungguh ujian kerap membuat lutut menekuk, meringkuk mengurai pedih

Sungguh kehilangan kerap membuat hati membasuh dan hampa karena kenangan..

Sungguh beratnya sesuatu yang dijalani kerap membuat tubuh melemah, hati merana, gundah gulana.. 


Jangan berupaya terlalu keras bila diri meletih, istirahat kan namun bukan berhenti..

Selama ini kita mengira yang payah adalah bagaimana kita menyelesaikan nya, padahal kita bisa sampai dititik ini itu karena kita tak ingin menyerah dan mencoba bertahan..


Sejatinya hanya bersimpuh dalam sujud yang mampu menyibak duka..

Sejatinya hanya doa doa yang mampu menjadi pelipur luka..

Sejatinya kita faham.. hanya Allah lah yang mampu menyelesaikan dengan cara-cara Hikmah Nya..


Sabar ya...

Jangan jadikan takdir yang tak baik, atau perihal yang tak kita harap menjadi beban, bahwa tak sedikit dari banyak kejadian yang kita rasa memilukan justru membawa pada hidayah dan kebaikan Nya..


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama