Google Adsense

 Takdir Mimpi


 Takdir Mimpi


Kala langit merubah warna gelap

Menuntun pulang jiwa penuh ratap

Merangkak, menyusuri angan tak tetap

Hampir pasrah, sebelum kemudian terlelap. 


Menapaki jejak satu persatu

Entah, memang sudah lelah memikirkan

Atau memang sudah lelah memakan pilu

Sampai-sampai tak dirasa diri terlempar jauh 

mengubah mimpi dan berlalu


Mengecap, menyesap, menelan takdir

Terlampau pahit lidah merasai getir

Lelah, tangis, harap, kadang iri ikut meletup dalam pikir

Sudahlah! Anggap saja segalanya hanya mampir

Toh, bukankah hidup yang terlampau pahit pun akan teras manis ketika benar-benar terlampau? "


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama