Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Seindah Senja Di Kota Tua


Jalanan tua tersapu deru angin

Tersentak diri ikut merasa dingin

Sesejuk udara di pagi hari

Walau hampir terbenam matahari


Kutatap senja tanpa beralih

Raga terhenti seolah terjalin kasih

Masuk ke dalam kepala tanpa permisi

Menancapkan sembilu luka dalam hati


Sosokmu seindah senja sore ini

Di kota tua aku berani bersaksi

Bahwa jiwaku kembali merindu

Kepada insan yang pergi tinggalkan haru


Tidak hidup untuk bersama

Namun hati tetaplah mencinta

Di kota tua ini aku berjanji

Menunggumu hingga raga mati

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama