Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Secuil Kisah dari Seminggu

Ada sosok yang hadir, setelah hujan petir

Sosok pelangi yang berwarna, yang bisa mencerahkan suasana

Pelukmu hangatku, senyummu indahku

Suaramu canduku, sikapmu tenangku

Setelah bertahun aku menanti

Akhirnya aku mendapatkan apa yang dicari

Seorang pria yang hangat sekali pelukannya

Rasanya aku tak ingin melepaskan peluk saat itu

Tangan mungil sama seperti aku

Tak terlalu tinggi bahkan bermuka seperti bayi

Sosok pekerja keras yang tak kenal lelah

Sosok yang kutunggu kunanti

Tetapi sayangnya, sosok itu tak singgah lama

Aku, layaknya sebuah rumah singgah

Kau datang hanya untuk bermain atau beristirahat saja

Entah mengapa kau tak ingin tinggal lama?

Aku menahanmu agar kau tak pergi

Tetapi pertemuan itu tetap menjadi awal dan akhir

Secuil dari kisah aku si malang

Menangis pun kau tak akan kembali

Tanpa pamit bak senja, tetapi senja masih lebih indah

Engkau adalah kisah seminggu, tetapi tetap kalah 

Indahnya dengan senja, dan kau bukan tulus 

Tak akan ku ucapkan juga hati-hati di jalan

Setelah tanpamu, aku paham, kamu hanya ingin bermain bukan?

Mempermainkan gadis cantik nan mungil 

Setelah kau puas dengan permainan itu kau pergi

Pergi dan tak pernah menoleh sekalipun

Aku menjelajahi daratan tanpa batasan

Aku terbang bak burung camar memainkan orchestra nyanyian

Aku menerjang ombak menjelajah samudra

Berusaha untuk melupakan sosok engkau, dan kututup hatiku kembali.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama