Google Adsense

Sangkar Kegelapan


Duduk, pintu ini jeruji

Kita tak berdaya pada sangkar yang rumit

Semakin lama semakin sempit, lampu juga tak kunjung menyala

Nikmati saja gelap yang menikam ini, dengan nyanyian pendusta 

Orang orang mabuk, tak usah simak kesahnya

Nikmatilah luka luka ini


Mari keluar dari sini lihat mereka, manusia terjajah otaknya

Lalu lalang orang menyebrang, sebagian melambai tangan menghentikan bus-bus kota, asap asap mengepul 

Kita tertanam, tenggelam pada waktu yang itu itu saja.

Tak sedikitpun berontak!


Kita di sebrang saja, menunggu bus lain

Ini masih pagi bukan ?

Untuk menikmati patah hati saja sudah tak bertenaga

Maka biarkan ia menggerogoti jiwa sampai angkuhnya patah


Pamekasan, Oktober 2021


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama