Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



 Rembulan Bunda


Rintik hujan tak lagi sama

Gemuruhnya memekakkan telinga

Luruh sudah air matamu

Mencubit keras perasaan dihatiku


Bunda, rembulan malam ini tertutup awan hitam pekat

Tiada lagi bintang-bintang yang biasa ku tatap lekat

Malam ini anginnya terlalu kencang

Membuatku menggigil kedinginan


Bunda, aku ingin rembulan

Rembulan indah yang tercipta lewat senyum mu

Rembulan hangat yang selalu menyapa hariku


Bunda, tolong tetap perlihatkan rembulanmu

Karena itu adalah penyemangat lelahku

Bunda, tolong tetap bersinar indah

Karena itu bisa menghalau awan hitam yang menutupi keindahan mu

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama