Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Rasa Yang Dipaksa Bungkam


Jerit tertahan bersarang di tenggorokan

Pekik dalam sunyi kubiarkan tersembunyi dalam sepi

Tatap sarat luka yang kuabaikan dalam senyum pahit penuh dusta

Kepergianmu

Meninggalkan sepiring kenangan 

Kau sajikan dalam kopi pahit ditaburi bubuk luka

Bagaimana bisa ku pastikan aku akan terus baik-baik saja?

Sedangkan semangatku kau bawa pergi tanpa pernah kau peduli 

Ekspetasiku tentangmu yang baik dihancurkan realita yang runtuh dalam ucap 'tak apa'

Goresan takdir sedari awal sudah menentang

Memaksa kuat membunuh kita dalam diam


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama