Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Rapuh 


Tak seharusnya aku di sini

Menentang keinginan dahulu

Ini sudah jalanku...

Untuk jiwa yang rapuh

Bertahanlah 

Bukan waktunya untukmu mengeluh 


Untuk Jiwa yang rapuh 

Elokah jika engkau menyerah

Elokah jika engkau terus bersedih 

Bangkitlah....


setiap malam

Tanpa banyak orang tau

Kerapuhan jiwa yang membuatku ingin rasanya

aku berteriak sekencang kencangnya.

Tapi aku harus menahan 


Namun tiba tiba tanpa kusadari 

Menangis ...

Aku menangis

Menangis tersedu-sedu

Hatiku tiba-tiba merasa sangat sesak.

Serasa tertusuk jarum yang dalam


Tanpa di pungkiri 

Bahwasanya aku benar benar rapuh 

Aku benar-benar butuh kekuatan

Bukan karena manusia tapi karena jalanku sendiri

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama