Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Nelangsa Kalangan Bawah

Karya : Nezza Destria


Miris melihat saudara melangkah pincang

Terengah engah dibelenggu takut

Terdesak jiwa yang sulit berpindah

Jatuh lalu tersungkur ketanah


Debu jadi selimut yang membalut tubuh

Memakan angin malam yang begitu pedih

Meranggas dan merapuh sekujur tubuhnya dimakan waktu


Gemuruh suara perut anak anak

Bak orkestra yang mendayu merdu


Ironi melihatnya

Anak anak yang seharusnya bermain

Malah bergelut dengan kejamnya dunia

Orang tua yang seharusnya duduk diatas kursi goyang

Malah harus terus berlari dikejar kebutuhan


Semesta mungkin dirasa tidak adil baginya

Tapi entah mengapa dia masih hidup


Takdir berkata dia patut menerimanya


Semua akan berubah tepat di waktunya

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama