Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



KERESAHANKU 

 

Angin malam yang berhembus kencang

Gelap malam yang mencekam

Keresahan yang aku rasakan

Seketika menjadi padam


Waktu yang telah berlalu

Hanya menyisakan pilu

Luka yang membelenggu

Membuat hancur diriku


Suara petir bergemuruh

Tetes-tetes air lukapun jatuh

Rasa semangat pun menjadi rapuh

Tiang penompang pun runtuh


Teriakan yang masih tengiang

Air yang bercucuran

Duka yang sangat mendalam

Dan tak bisa terlupakan


Tawa yang menjadi luka

Mata yang berkaca-kaca

Bibir yang tak lagi berkata

Membeku tanpa suara


Kenangan yang tak terlupakan

Yang membuatku jatuh kejurang

Terpuruk dalam kesendirian

Yang menghancurkan secara perlahan


Tawa yang ada dulu

Kebersamaan yang aku rindu

Kehadiran yang aku rindu

Semuanya hanya semu


Sekarang kau telah pergi

Dan menjadi sebuah ilusi

Yang tak pernah kembali

Untuk menyinari dan menemani


Rindu yang membelenggu

Menyelimutiku setiap waktu

Hanya bisa kutitipkan untukmu

Doa disepertiga malamku


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama