Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



Ingat Baik-Baik Ucapku

Dalam hal terabit doa

Awal dari setiap kata

Biarkan aku berucap selayaknya teduh riuh

Akan kubiarkan kau terdayuh penuh

Gusar pasti kau buang

Usai kau lahap habis derita

Seterang jiwa, terbebas nestapa

Dari awal kalimat ini

Harimu berjalan menemukan 

Aku, ia, dan mereka

Rangkul lah kata demi kata

Maka kau akan tahu

Arti semua ucapku

Padamnya apimu bukan karenaku

Ukiran usahamu jadi jawabnya

Takkan kau paham

Rasa teduh itu?

Aku yakin demikian

Walau sebait doa buatmu teduh, tapi

Ingatlah maki pernah buatmu luruh

Rusak hatimu bukan pertanda buruk

Awal utu yang penuh

Waduk-ku kembali terisi

Air yang mampu jadi kaca hingga

Nelangsamu tak lagi ada

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama