Google Adsense

 

Puisi di bawah ini adalah puisi peserta lomba cipta puisi tingkat nasional. Puisi ini telah lolos kurasi dan akan diterbitkan dalam buku yang berjudul,"Find It" 



BIRU DAN CAKRAWALAKU


Cakrawalaku runtuh,

Lebur tak tersisa buihnya

Meleburkan jiwa milik puan yang terhalang asanya

Serta patahkan relung milik salah seorang penghuninya hingga berderak


Jiwanya meraki, sembari memikirkan takdir bersama swastamita yang singgahnya sejenak

Mencari susunan yang rupanya bagian semesta

Seolah kembali membersamai takdir yang sempat merundung padanya


Lantas kususun variabel-variabel yang menjadi bagian darinya

Kurekatkan tiang-tiang yang menjadi pengokohnya

Serta kuukir kembali berbagai adegan bersamanya


Aku menyusunnya ditemani lara tak berkesudahan

Memupuknya di atas bara kerinduan

Serta membersamainya bersama kelabu yang tak kunjung membiru


Kini, cakrawalaku kokoh kembali

Membiru bersama kelabu yang akhirnya singgah padanya

Dan menari membersamai rindu yang semoga terwujud


Maka, jika kamu bukan Biruku, 

Tolong jangan leburkan cakrawalaku


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama